PARADISA

WELCOME TO PARADISA NETWORK

Kami merupakan Media Saring berbagai ilmu yang tentunya bermanfaat bagi kita semua


Laman

Jumat, 04 Mei 2012

Share Pengalaman ikut Sidang Tilang

Ceritanya gini....kemarin, niatnya mau anter pesanan ke daerah Condongcatur. Seperti biasa, habis sholat dhuha baru berangkat. Nah disini letak kesalahanku, sebelum berangkat enggak periksa isi dompet dan kelengkapan surat-surat berkendara. Dan tumbennya lagi, nggak biasanya lewat ringroad, hari itu aq malah lewat ringroad. Maksudnya sih biar cepat, nggak kejebak macet dan lampu merah.

Nah dari jalan Magelang, ku putuskan lewat ringroad barat. Begitu sebelum Monumen Jogja Kembali, ada razia polisi. Awalnya sih nyantai aja karena aku maaih berpikir kalau STNK ku seperti biasa tersimpan manis didalam dompet. Eh, pas buka dompet kok STNK ku kok nggak ada. Dah mulai panik nih. Trus aku telp suamiku tanya STNK motorku ada dimana. Ternyata masih di bawa suamiku. Padahal posisi suamiku saat itu posisinya berada di Solo lagi kerja. Alhasil kena tilang deh... Ternyata razia hari itu merupakan razia gabungan. Jadi yang biasanya bisa bayar ditempat, hari itu nggak bisa. SIM C ku ditahan deh. Dapat surat cinta berwarna pink ( surat tilang) dan musti ikut sidang tanggal 4 Mei 2012 jam 08.00 WIB di Pengadilan Negeri Sleman, Yogyakrta.

Jujur, aku nggak tau dimana lokasinya. Trus cari alamatnya via internet dan ke lokasi berbekal GPS. Alhamdulillah sampai dengan selamat tanpa kekurangan satu apapun. Begitu sampai, surat tilangnya langsung ku kumpulkan ke petugas tilang di depan ruang sidang. Yang membuat aku suprise banget adalah petugasnya bilang " Mohon semuanya sabar ya, soalnya hari ini ada 650 surat tilang yang harus di sidang". Weits ada 650 surat tilang? Ampun dah. Lumayan lama nunggu panggilannya. Lebih 30 menit, nama ku baru di panggil. Pake salah panggil lagi. Setelah dipanggil, aq diminta untuk masuk ke dalam ruang sidang. Dan lagi-lagi menunggu dipanggil lagi. Untungnya nggak sampe 5menit, nama ku dipanggil lagi dan lagi-lagi mereka salah panggil namaku. Kita cuma diminta duduk di depan hakim. Trus,  dipanggil lagi satu persatu sama Pak Hakim. Pak Hakim manggil nama ku dan cuma bilang "Dendanya Rp. 30.000 mbak". Lalu aku diminta keluar sidang dan membayar denda kepada petugas yang ada diluar ruang sidang. Habis bayar dan tandatangan, SIM ku dibalikin dan selesai dah semua perkara

Aku cuma pikir, untung besar banget ya...misalkan ada 650surat tilang dikali ma Rp 30.000,-. Jadi minimal yang uang yang terkumpul 19,5juta. Itu minimal loh...karena tadi pas sidang ada yang dikenai denda Rp. 50.000,- juga...semoga uangnya bisa dimanfaatkan dengan baik ya....


Published with Blogger-droid v2.0.4

5 komentar:

  1. sekedar informasi saja :
    1.kesalahan pemanggilan nama pelanggar bisa dimungkinkan karena tulisan nama yang tertera pada surat tilang memang kurang jelas tertulis

    2. semua denda yang dibayarkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, uang denda yang dibayarkan oleh pelanggar pada saat sidang tilang di Pengadilan Negeri Sleman seluruhnya diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Sleman sebagai eksekutor, agar lebih jelas dan tidak menjadi preseden buruk silahkan datang ke Pengadilan Negeri Sleman atau Kejaksaan Negeri Sleman untuk memperoleh keterangan lebih jelas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah....makasih ya atas pencerahannya ^_^

      Selama ini nggak tau saya. Karena jujur, baru pertama kali sih mengalaminya..... Jadi harap dimaklumi atas ketidaktahuan saya... :)

      Hapus
  2. Kalobgak ikut sidang ngmabil simnya di kejaksaan mana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh....saya nggak tau. Karena kemarin dimintaanya ambil pas sidang. Mohon maaf karena tidak banyak membantu

      Hapus
    2. Waduh....saya nggak tau. Karena kemarin dimintaanya ambil pas sidang. Mohon maaf karena tidak banyak membantu

      Hapus