PARADISA

WELCOME TO PARADISA NETWORK

Kami merupakan Media Saring berbagai ilmu yang tentunya bermanfaat bagi kita semua


Laman

Jumat, 24 Mei 2013

Aagym: "Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupi (keperluan)nya" (Qs Ath Thalaq:3) tawakkal  adalah ikhtiar tertinggi.

Kamis, 23 Mei 2013

Aagym: Yakinilah bahwa semuanya sudah diukur dengan sebaik-baiknya,tak akan melampaui kemampuan kita, Allah Maha suci dari perbuatan zolim.

Rabu, 22 Mei 2013

Aagym: Betapa nelangsanya yang tak pandai mengendalikan pikiran dan perasaannya

Selasa, 21 Mei 2013

Aagym: Sakinah ketenangan itu milik Allah, dia berikan kepada hamba-Nya yang memiliki hati, lisan, pikiran dan sikap yang disukai-Nya.

Minggu, 19 Mei 2013

Mengenal Ilmu Penyakit Tumbuhan

penyakit  (pe.nya.kit) menurut kamus besar bahasa indonesia adalah [n] (1) sesuatu yg menyebabkan terjadinya gangguan pd makhluk hidup; (2) gangguan kesehatan yg disebabkan oleh bakteri, virus, atau kelainan sistem faal atau jaringan pd organ tubuh (pd makhluk hidup); (3) ki kebiasaan yg buruk; sesuatu yg mendatangkan keburukan: suka membual itulah yg menjadi -nya; mobil ini banyak -nya; (4) kas kurang ajar (kata afektif dl makian); bangsat:-, pergi kau

Di dalam istilah tumbuhan, penyakit dapat di artikan sebagai penyimpangan perkembangan tumbuhan yang mempengaruhi fisiologinya dan mengurangi nilai ekonomi atau nilai estetikanya (Semangun, 1996). Sedangkan menurut Agrios (2005), Penyakit di definisikan sebagai setiap gangguan fungsi pada sel dan jaringan inang yang merupakan hasil dari gangguan secara terus-menerus oleh patogen, faktor lingkungan, dan mengarah menjadi perkembangan gejala.

Ilmu yang mempelajari mengenai penyakit tumbuhan disebut juga Fitopatologi. Fitopatologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata phyton, pathos, dan logos). Phyton berarti tumbuhan, pathos berarti sakit atau menderita dan logos berarti berbicara, ilmu atau pengetahuan.

Penyakit pada tumbuhan dapat disebabkan oleh 2 hal yakni faktor biotik  dan faktor abiotik. Faktor biotik artinya penyakit disebabkan oleh adanya infeksi dari patogen dan bersifat infeksius (menular). Patogen berasal  dari bahasa Yunani, yakni pathos yang berarti menderita atau iritasi dan genesis yang berarti asal. Patogen dapat berupa jamur, bakteri, virus, nematoda, parasit, protozoa. Sedangkan faktor abiotik artinya penyakit disebabkan oleh kondisi lingkungan dan bersifat tidak menular. Faktor abiotik dapat berupa temperatur, kelembababn tanah, intensitas cahaya, oksigen, polusi udara, kekurangan hara, keracunan mineral, dan pH tanah.

Sumber: 
Agrios, G.N. 2005. Plant Pathology (Fifth Edition). Elsevier Academic Press. United States of America
Kamus besar bahasa Indonesia. Diakses dari pada tanggal 19 Mei 2013
Semangun, H. 1996. Pengantar Ilmu Penyakut Tumbuhan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta

 

Pindang Tulang Iga Sapi

Dari kemarin-kemarin tu, saya kepingin banget makan pindang Iga, kebetulan juga waktu saya membeli daging sapi di toko langganan saya, tulang iga sapi masih ada. Biasanya jarang banget saya bisa dapet. Setiap kali kesana pasti kehabisan. Trus pagi-pagi, sms mama di bangka untuk menanyakan resep Pindang tulang iga. This is my first  time memasak pindang iga loh,,,,Berbekal sms, ya semua bahannya dikira-kira aja. Ternyata enak, asam manis pedas dan asinnya pas. Walaupun rasanya nggak seenak buatan mamaku,,,hehehehehehe. Tapi tetep mantap kok rasanya




Bahan-bahan yang dibutuhkan:
1.    1 kg Tulang Iga sapi
2.    10 buah Cabai merah keriting
3.    1 ons bawang merah
4.    4 butir bawang putih
5.    jahe
6.    kunyit
7.    laos/lengkuas
8.    2 buah serai
9.    3 lembar daun salam
10.    Tomat di potong menjadi 4 bagian
11.    Kubis
12.    Daun bawang
13.    Cabai keriting hijau biarkan utuh
14.    Asam jawa
15.    2 sdm Kecap manis
16.    Gula
17.    Garam

Cara membuatnya
1.    Rebus tulang iga sapi hingga empuk (kaldu jangan dibuang)
2.    Haluskan cabai merah keriting, bawang merah, dan bawang putih. Jangan terlalu halus, biarkan sedikit kasar
3.    Jahe, kunyit, Laos dan serai di gepruk.
4.    Tumis bumbu halus dan masukkan jahe, kunyit, laos, serai dan daun salam. Tumis hingga harum.
5.    Asam jawa dicampurkan dengan air. Air asam jawa dimasukkan ke dalam tumisan.
6.    Masak sebentar
7.    Campuran tumisan bumbu dan air asam jawa dimasukkan ke dalam rebusan tulang iga sapi.
8.    Tambahkan kecap manis
9.    Tambahkan gula dan garam sesuai dengan selera.
10.    Masukkan tomat, daun bawang, kubis, daun bawang, dan cabai keriting hijau. Masak hingga agak layu

Mudahkan,,,Oh ya, aku tadi merebus Iganya 1 jam itu masih belum empuk. Kalau temen-temen mau mencoba, waktunya agak dilamain aja. Biar tambah empuk dan kaldu tulangnya tambahn enak. Selamat mencoba ya


Sabtu, 18 Mei 2013

Aagym: kita harus berupaya membantu orang berubah, namun jangan mengabaikan tugas utama kita yaitu memperbaiki diri sendiri.

Jumat, 17 Mei 2013

Aagym: Ketahuilah kita tidak akan kuasa merubah hati orang lain, karena hati ada dalam genggaman-Nya, hanya Dia yang kuasa membolak-balik hati.

Kamis, 16 Mei 2013

Aagym: Jadikan setiap obrolan menjadi dzikir, ilmu, hikmah dan solusi. Hindari sekuat tenaga dari hal yg sia-sia/dosa.

Aagym: Percayalah siapa yang gigih memperbaiki diri karena Allah, pada saat yang sama ia sudah memperbaiki yang lain.

Nasihat di Pagi Hari dari Seorang Sahabat

Alhamdulillah pagi ini, berkat silaturahmi via chatting di FB saya mendapatkan nasihat pengingat bagi diri saya yang lalai ini dari salah satu sahabat. Sahabat ini merupakan salah satu teman angkatan pada waktu saya menyelesaikan pendidikan pasca sarjana. Mas Ikbal namanya. Awalnya cuma dari menanyakan kabar dan kegiatan saya. Saya pun bercerita kalau saya saat ini kerjaannya ibu rumah tangga sambil hunting-hunting kerjaan. Saya juga cerita, biasanya aktifitas seabrek tapi sekarang vakum ya rada sedikit aneh juga. Suka bingung kalau mau ngapain. Trus dia menanggapi "gpp... justru ngurus rumah tangga tuh pahalanya selangit... klo ga bisa dilihat di dunia, nnt di akherat akan di dptkan. istriku ibu rumah tangga koq. Justru seorang ibu, itu guru terbaik bagi anak-anaknya. Buat aktifitas dlm rumah, menjahit, buat kue dll."
 
Dia juga menyarankan saya untuk jangan terlalu sering Online karena banyak godaaannya, banyak setannya, jadi musti hati-hati. Iya sih, karena nggak ada aktifitas setelah menyelesaikan kerjaan rumah tangga, saya sering beralih ke online untuk mencari kesibukan. Contohnya bulan ini aja, dah beberapa tulisan berisikan pengalaman pribadiku, ku postingkan.

Dia juga bilang "jgn takut tdk dapat kerja (keduniaan), yg pntg dah ada suami cari nafkah... suami manapun pasti senang kalo istrinya aktifitas byk di rumah, suami, rumah, anak dan smua2nya terawat...makanya jangan heran kalau istri soleha itu masuk syurga 500 thn duluan daripada suaminya...dan dia akan menjadi RATU bidadari di syurga"

Saya sih setuju banget dengan pendapatnya karena suami saya juga berpikiran seperti itu bahwa keluarga dan pendidikan anak yang utama. Suami sebenarnya lebih senang jika saya tidak bekerja dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk keluarga. Tapi beliau juga tidak pernah melarang saya untuk bekerja asalkan waktunya tidak terporsir untuk pekerjaan.

Nasihat dari mas ikbal sebenarnya sudah saya mengerti dari dulu. Cuma dikarenakan kebutuhan akhir-akhir ini, ada rasanya niat untuk meringankan beban suami dan membantu orang tua saya. Sehingga keinginan untuk mendapatkan kerja, akhir-akhir ini semakin meningkat. Oleh karena itu, saya pun mencari kerja tidak diluar Jawa tapi tetap yang dekat dengan suami. Saya merasa sangat beruntung memiliki sahabat yang dikirimkan oleh Allah SWT untuk mengingatkan saya lagi tentang hal yang lebih utama.

Saya Berubah???

Saya Berubah???

Tulisan ini sebenarnya sudah lama banget pengen saya posting. Cuma belum sempet-sempet. Nah, Mumpung sekarang lagi ada waktu luang, ya saya coba sempatkan

Banyak yang bilang saya berubah setelah mondok selama 1 bulan di salah satu Pesantren di Bandung. Banyak komentar yang muncul setelah saya tidak menggunakan celana jins lagi, tidak hijab'ers lagi, tidak menggunakan kemeja atau baju lagi ketat lagi, dan tidak memakai make up. Banyak tatapan-tatapan aneh saat saya mulai memakai gamis, jilbab yang gede, tidak bersalaman dengan lawan jenis yang non muhrim. Ya, saya mencoba terima komentar dan tatapan itu. Awalnya berat tapi lama-kelamaan, saya terbiasa dengan komentar dan tatapan-tatapan aneh tersebut.

Saya sebenarnya nggak berubah sih, saya masih aktif di facebook, blogger, Whatsupp, Line, We chat, Twitter, dan sebagainya seperti orang-orang yang lain juga. Bedanya dulu saya nggak memiliki ilmu, nggak memiliki dasaran. Tapi setelah 1 bulan saya menimba ilmu disana, banyak ilmu yang saya pelajari seperti bagaimana berbusana dan berjilbab yang syari menurut al quran dan hadist yakni menutup seluruh anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

Saya tidak bersalaman bukan karena saya tidak menghormati yang bersangkutan.  Saya tidak bersalaman dengan lawan jenis dan non muhrim ya karena memang ada larangannya dalam Al-Quran dan ada hadistnya juga. Oleh karena itu, saya bersalaman saya hanya menangkup kedua tangan saya didepan dada tanpa menyentuh tangan teman yang bukan muhrim saya. Kalau sama teman cewek ya saya masih menjawab tangan mereka kok.

Saya masih suka pake make-up tapi ya cuma di depan suami aja karena ya wanita di sunnah kan untuk tampil cantik di depan suami yang tujuannya untuk menyenangkan hati suami. Saya juga kalau ada kondangan dan wawancara juga pake make up. Make upnya yang tipis, sederhana, sewajarnya, dan tidak berlebihan, tapi niatnya bukan untuk menarik perhatian orang lain. Tapi niat saya ya cuma karena Allah suka keindahan dan menjaga nama baik suami. Loh maksudnya jaga nama baik suami?? Pasti pada herankan apa maksudnya. Maksudnya biar suami nggak minder saat temen-temannya membicarakan istri masing. Alhamdulillah, kalau suami saya termasuk orang yang cuek, malahan nggak terlalu sewot kalau saya nggak dandan. Malahan dia lebih senang kalau saya tampil alami, apa adanya.

Saya dulu suka facebook, blogger, Whatsupp, Line, We chat, Twitter, dan sebagainya. Awalnya tujuannya dulu sih cuma mau sok eksis. Biar dikenal sama orang. Tapi sekarang karena sudah ada ilmunya saya masih facebookan, blogger, Whatsupp, Line, We chat, Twitter, dan sebagainya niatnya bukan mau eksis lagi melainkan silaturahmi dengan teman-teman aja. Silaturahmi di dalam islam kan dianjurkan. Silaturahmi kan bisa mempererat tali persaudaraan dan malahan bisa memperpanjang umur. Selain ajang silaturahmi, saya eksis di media sosial juga biar bisa sekalian dakwah. Walaupun dakwahnya bukan dakwah yang kayak ustad dan ustazah gitu. Cuma ya posting nasihat-nasihat yang mungkin dirasa bermanfaat karena saya sadar ilmu saya masih sedikit dan iman saya juga masih suka naik-turun.

Jadi, apa yang berubah dari diri saya? Bedanya antara sekarang dan dulu hanya dasaran yang saya gunakan dalam menjalankan kehidupan saya. Dulu saya tidak menggunakan ilmu, sekarang saya hanya memanfaatkan ilmu yang sudah saya dapatkan. Apa yang saya lakukan sekarang, saya usahakan hanya karena Allah dan berdasarkan Al Quran dan hadist.

Oh ya, Mohon maaf karena saya tidak mencantumkan ayat dan hadist karena jujur saya masih belum hapal. Tapi temen-temen bisa kok searching di internet karena banyak yang membahas tentang masalah tersebut.

Rabu, 15 Mei 2013

Ketika di Vonis Endometriosis

Saya menulis ini bukan untuk mencari perhatian atau rasa belas kasihan, akan tetapi agar kita sebagai wanita lebih perhatian dengan kesehatannya diri sendiri. Selama ini saya terlalu cuek dengan urusan kesehatan. Akhirnya saya mengalaminya sendiri nggak enaknya.
Awal tahun kemarin, awalnya saya ke dokter kandungan karena saya sudah telat haid kurang lebih 2-3minggu. Saya penasaran, saya sering telat haid tapi kok masih belum hamil. Oleh dokter kandungan pertama, saya di USG. Sayangnya saya belum hamil. Pada saat konsultasi dengan dokter, saya juga mengeluhkan sakit yang sering saya alami di bagian rahim. Dokter kandungan memvonis saya terkena infeksi saluran pada rahim bagian kiri. Saya pun diberi antibiotik dan penghilang rasa nyeri. Saya juga diminta kembali lagi jika saya ternyata haid/tidak hamil.
 Akhirnya satu minggu kemudian, saya kembali lagi kerumah sakit. Saya pun mengeluhkan obat penghilang rasa sakitnya tidak mengurangi rasa sakit pada bagian perut pada saat saya haid. Dokternya pun melakukan USG Transvaginal. Saya tak tahu bagaimana cara membaca hasil USGnya. Tapi menurut dokternya, untuk sel telur sudah ada didalam rahim. Rasa sakit yang timbul itu mungkin disebabkan adanya Endometriosis. What's???Apa itu? Jujur, saya kaget, karena baru pertama kali saya mendengar kata itu. Jujur saya rada awam mendengar istilah-istilah kedokteran (terbiasa mendengear istilah penyakit tumbuhan sih,,,hehehehe)
 Kata bu dokter, endometriosis itu adalah lapisan endometrium yang seharusnya tumbuh di dalam rahim, tapi malah tumbuh di luar rahim sehingga darah haidnya tidak keluar dan menimbulkan rasa sakit. Untuk lebih jelasnya, ibu dokter meminta saya untuk searching di internet. Menurutnya, susahnya saya hamil mungkin disebabkan penyakit ini karena adanya penempelan saluran telur sehingga sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur. Tapi dia tidak bisa memastikan karena untuk memastikan penyakit ini hanyalah dengan Laparoskopi dengan biaya sekitar 20jt. Selain untuk memastikan endometriosis, Laparoskopi juga sekaligus operasi untuk menghilangkan lapisan endometrium yang ada diluar rahim.
Saya pun menanyakan, apakah ada cara lain dok untuk memastikannya? Dokternya pun menjawab, saya punya beberapa pasien seperti ibu gejalanya. Rata-rata dari mereka sudah sembuh dan hamil dengan pengobatan terapi hormon dengan obat dan suntik selama 3-6 bulan. Untuk pengobatan dengan obat biayanya sekitar 1jt/bulan sedangkan untuk suntik 1,5jt/bulan. Dengan terapi hormon, saya tidak akan haid atau haid akan berhenti selama 3-6 bulan sesuai waktu terapi yang diperlukan. Untuk memulai terapi hormon, harus dilakukan pada saat menstruasi. Jujur saya bingung pada waktu itu. Saya cuma bisa bilang, iya bu, nanti saya diskusikan dengan suami dan keluarga dulu
Begitu saya ceritakan ke suami, suami kaget dan khawatir. Dia sedih karena tidak bisa menemani saya disaat yang seperti ini karena dia sedang kerja di luar kota. Saat berdiskusi dengan mertua, dia menyarankan untuk konsultasi ke dokter kandungan yang lain dulu dan beliau menyarankan ke dokter kandungan langganan beliau yang merupakan dokter kandungan yang seorang wanita yang pertama di Jogja.
Setelah, konsultasi ke dokter kandungan tersebut (kita sebut dokter kandungan  kedua aja ya biar mudah membedakan dengan dokter kandungan yang pertama), dia bilang dia ragu kalau saya menderita endometriosis karena saya masih bisa beraktifitas seperti biasa. Orang yang menderita endometriosis itu biasanya tidak bisa menahan sakit bahkan karena sakitnya, penderita sampai tidak bisa beraktifitas karena sakitnya. Jadi dokter kedua memfokuskan pengobatan agar saya bisa cepat hamil karena menurutnya dengan kehamilan maka endometriosis otomatis akan hilang.
Saya tambah bingung, karena pendapat dokter pertama dan kedua bertolak-belakang. Dokter kedua pun memberikan saya obat norelut yang harus diminum hari ke 16 dari haid pertama selama 10 hari, sehari diminum 2kali. Akhirnya pun saya mengikuti saran dokter kedua dengan rutin meminum obatnya. Jujur, saya masih ragu dan khawatir. Akhirnya saya konsultasikan masalah ini ke salah satu sahabat saya. Dia seorang dokter umum bukan dokter kandungan tapi entah mengapa kalau dikonsultasikan dengan orang yang kita kenal dekat, pasti rasanya akan lebih tenang. Saya ceritakan semuanya ke sahabat saya itu. Sahabat saya menenangkan saya dengan bilang saya masih bisa hamil kok setelah perawatan. Jadi ikut aja terapi yang diberikan dokter dulu. Setelah konsultasi dengan sahabat saya, perasaan saya pun jadi tenang.
Saya mengikuti terapi norelut selama 3 bulan, memang nyeri saat menstruasi saya berkurang dan siklusnya kembali menjadi lebih normal. Akan tetapi, menstruasi  hanya belangsung 3 hari. Khawatir sih, tapi kata dokter kandungan kedua nggak masalah, yang penting darahnya keluar.

 


Finally, setelah 3 bulan terapi norelut saya diberhentikan. Mulai bulan ini saya disarankan untuk meminum supleman tambahan agar saya bisa hamil. Saya diberi resep Folavit dan Santa-e. Katanya sih fungsinya untuk menyuburkan. Semoga berhasil ya. Semoga Allah segera memberikan saya anugrah untuk menjadi seorang Ibu ya dengan menitipkan kepada saya anak-anak yang soleh dan solehah. Amin....
Untuk para wanita yang menghadapi masalah yang sama seperti yang aku alami, jangan pernah patah semangat ya. Saat mengalami hal seperti ini dukungan keluarga dan sahabat akan sangat membantu. Selain itu, jangan lupa memperbanyak ibadahnya karena akan membantu menenangkan pikiran kita. Kalau saya menerima semuanya jujur awalnya berat. Tapi saya  berusaha untuk positif thinking. Sakit merupakan penggugur dosa, mungkin sakit ini diberikan Allah SWT kepada saya karena Dia sayang sama saya. Jadi selama pengobatan, saya berusaha menyerahkan semuanya kepada Allah SWT karena Allah SWT tahu apa yang terbaik bagi saya
Bagi sahabat yang mau mengetahui mengenai endometriosis bisa lihat baca di link ini
http://www.lusa.web.id/endometriosis/
http://www.totalkesehatananda.com/endometriosis1.html

Nasihat ditolak, Haruskan Kecewa, Marah dan Kesal?

Hai sobat, mau sharing pengalaman ini. Kita tidak akan pernah tahu isi hati seseorang. Isi hati pasangan, saudara, teman, atau keluarga. Sehingga terkadang apa yang kita lakukan terkadang tidak sesuai dengan hati orang lain.

Contohnya  kita menasehati seseorang, terkadang kita bermaksud baik tapi tanggapan kita terima terkadang kadang berbeda-beda. Ada yang menerima dengan baik dan ada juga yang tidak menerima dengan baik. Ada juga yang berpikiran kalau kita menggurui sehingga tidak sesuai seperti apa yang kita harapkan. Bahkan yang lebih parah ada yang beranggapan kalau kita memaksakan ideologi kita. Padahal kita melakukan itu karena kita peduli sama mereka.

Pada dasarnya hati seseorang itu hanya Allah SWT yang memiliki. Yang mampu mengubah hati seseorang, yang mampu membolak-balikkan hati seseorang itu hanya Allah SWT. Jadi biarkan saja orang lain mau berpendapat apa karena kan ujung-ujungnya yang menilainya nanti Allah SWT.
 
Apakah kita harus kecewa, marah, dan kesal? Usahakan ya jangan ada rasa kecewa, marah dan kesal karena kalau kita memiliki perasaan seperti itu, berarti kita masih berharap pada makhluk. Padahal kita hanya boleh berharap pada Allah SWT.
 
Bagaimana jika kita punya itu? ya banyak-banyak intropeksi diri, banyak-banyak dzikir dan taubat. Awalnya memang susah menghilangkan rasa itu. Bahkan rasanya berat. Tapi nanti lama-lama bakal terbiasa kok.
 
Apa yang harus kita lakukan jika ada temen yang menolak nasihat kita? ya doakan saja orang tersebut. Minta hatinya dilapangkan dan diberi keteguhan ma Allah. Doakan juga yang terbaik untuk dia. Jangan doain yang jelek-jelek loh.
 
Teman-teman yang punya pengalaman lain, setuju atau nggak setuju, bisa kok sharing disini,,,

Aagym: Daripada banyak keinginan lebih baik banyak bersyukur,keinginan tidak menjamin datangnya nikmat, tapi syukur menjamin datangnya karunia.

Selasa, 14 Mei 2013

Aagym: Jemput karunia Allah dengan benar dan halal, pasti akan berbuah ketenangan,kebahagiaan dan keberkahan dunia akhirat.

Senin, 13 Mei 2013

Aagym: Ayo kita niatkan hari ini untuk tidak menyusahkan dan melukai hati siapapun...siap? Rasakan nyamannya hati ini.

Aagym: Berbaik sangka akan membuat hati jadi tentram dan akan dijaga oleh Allah, berburuk sangka akan membuat hati resah gelisah.

Jumat, 10 Mei 2013

Ayam Rica-Rica

Resep ini saya peroleh hasil searching di Internet, tapi  lupa alamatnya. Dan seperti biasa, tak modif sedikit,,,hehehehe






Bahan-bahan yang digunakan antara lain

  1. 1 ekor ayam, dipotong-potong
  2. 2 batang serai dimemarkan/ gepruk
  3. 10 buah bawang merah
  4. 1 1 lembar daun pandan
  5. 5 lembar daun jeruk
  6. 50-100 ml air
  7. 1 buah jeruk nipis
  8. 12 buah cabai merah
  9. 10 buah cabai rawit
  10. 5 buah bawang putih
  11. 4 cm jahe
  12. 1 buah tomat
  13. Gula dan garam sesuai selera
Cara membuat
  1. Ayam yang direndam di dalam air perasan jeruk nipis yang sudah ditambahkan garam secukupnya
  2. Ayam digoreng setengah matang
  3. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai dan Jahe (kalau resep rica-rica manado, bawangnya diiris tipis-tipis, nggak dihaluskan. Trus ditumis. Tapi menurutku, terserah selera kalian aja mau bawangnya diapakan.
  4. Bumbu halus ditumis sampai harum, masukkan serai, daun jeruk.
  5. Masukkan ayam
  6. Tambahkan air dan tomat
  7. Masukkan gula dan garam secukupnya
  8. Ungkep ayam hingga kering


Teri/Bilis Goreng

Nah,,,,kalau ini salah satu lauk kesukaan ayah mertuaku. Yang biasa ke pasar untuk nyari ikan ini ayah mertua ku sendiri. So, di rumah aku tinggal masak menggunakan resep yang biasa digunakan oleh mertua ku. Bahan yang digunakan ini bukan ikan teri yang biasa melainkan baby nya or anaknya ikan teri/bilis. Jadi ikannya benar-benar masih halus banget.



Bahan yang aku gunakan antara lain
1. Baby or anaknya ikan Teri/Bilis (hehehehe,,,maaf karena yang beli dipasar ayah mertua, aku nggak tau beratnya. Mungkin sekitar 300-500 gram)
2. 2-3 butir bawang putih
3. 1sdt ketumbar
4. 1 butir telur
5. 1 sdm penyedap rasa (aku biasanya walau sudah pake penyedap rasa, tetap aku tambahkan gula dan garam sedikit)

Cara membuatnya juga mudah loh
1. Bawang putih dan ketumbar dihaluskan
2. Campur teri dengan bumbu halus, penyedap rasa, dan telur
3. Aduk hingga rata
4. Panaskan minyak
5. Goreng teri hingga bewarna kuning kecoklatan dengan cara di ambil dengan sendok dan dimasukkan ke minyak yang panas.

Oh ya, api nya jangan gede-gede. Mengorengnya cukup dengan api kecil agar masaknya bisa merata. Selamat mencoba ^_^

Kepiting Masak Kari ala Paradisa

    Sebenarnya aku masak ini dah lama banget. Waktu itu pengen banget jalan-jalan ke Pantai. Akhirnya aku ngajak suami pagi-pagi untuk jalan ke pantai Depok, Yogyakarta. Memang udah lama banget enggak jalan-jalan karena suami lagi sibuk-sibuknya. Ini aja untuk ngajak dia pergi, aku dah ngomong suami dari jauh-jauh hari. Setibanya di pantai Depok ya kerjaannya cuma duduk sambil makan rujak dan ngobrol. Habis itu, liatin para nelayan-nelayan yang pulang dari nyari ikan.
     Banyak sih perahu-perahu yang merapat di Pantai Depok dan lumayan banyak ikan yang diperoleh. Tapi ikan-ikannya kurang aku sukai seperti layur dan sebelah. Ada sih kakap dan bawal. Tapi bingung mo beli apa nggak karena aku takut pada nggak doyan dan aku juga bingung mau masak apa. Pas perahu terakhir datang, eh,,,,ada kepiting. Kalau kepiting semua pasti suka. Ya udah, langsung di borong deh. Lumayan 2 kepiting yang ukurannya lumayan agak besar dan 4 yang ukuran sedang dan kecil bisa ditawar dengan harga nggak sampe 50rb...Seneng banget rasanya karena dapat kepiting yang masih segar (hidup) dengan harga lumayan murah. Trus habis bayar, kita langsung pulang ke rumah dan sebelumnya nyempetin beli bumbu dulu


Bahan-bahan yang aku gunakan antara lain :
  1. Kepiting segar, dicuci bersih kemudian dibelah menjadi dua tujuannya agar bumbu meresap ke dalam daging kepiting
  2. 750ml santan. Santan yang kental dipisahkan dari santan yang lebih encer
  3. 1 buah jeruk nipis diambil airnya
  4. 1 buah tomat
  5. 2 lembar daun jeruk nipis
  6. 1 buah serai
  7. 2 lembar daun salam
  8. 1 sdm minyak ikan
  9. gula dan garam secukupnya
Sedangkan untuk bumbu halus aku menggunakan
  1. 6-10 butir bawang merah
  2. 3 butir bawang putih
  3. cabai merah
  4. 1/2 sdt adas
  5. 1/2 sdt ketumbar
  6. 1 sdt terasi
Cara membuatnya juga mudah
  1. Bumbu halus ditumis hingga harum
  2. Masukkan kecap ikan, daun jeruk nipis, serai dan daun salam
  3. Tuangi santan dan air perasan daun nipis
  4. Setelah mendidih, masukkan kepiting dan tomat
  5. Tambahkan gula dan garam sesuai selera
  6. Tambahkan santan kental
  7. Masak hingga kepiting matang
Simpel dan mudah kan,,,,,selamat mencoba ya

Spicy Hot Pot ala Paradisa

Spicy Hot Pot merupakan salah satu masakan ala Thailand. Resep yang saya gunakan ini hasil searching di internet. Akan tetapi, karena keterbatasan bahan-bahan untuk bumbunya, saya menggunakan bahan-bahan mudah ditemukan aja. Rasanya juga nggak kalah kok sama yang dijual direstoran ^_^


Bahan yang saya gunakan sebagai Sosis Udang dan Bakso ikan Bandeng. Isinya bisa yang lain kok seperti bakso udang, bakso ikan, sosis tuna, sosis cumi, etc.

Bumbu yang saya gunakan untuk membuat kuah spicy hot pot antara lain
-Cabai keriting, digiling atau diblender sampai benar-benar halus
-Cabai rawit, boleh diiris tipis-tipis. Kalau aku senangnya utuh jadi nanti bisa dihancurkan pada waktu mau makan dan tingkat kepedasan bisa kita atur sendiri
-Bawang putih dicincang halus
-Kecap ikan sebanyak 1 sendok makan. Nah, kalau yang nggak doyan minyak ikan, minyak ikan boleh kok tidak ditambahkan.
-Saus Cabai botolan 2 sendok makan
-2 buah jeruk nipis kemudian diperas dan diambil airnya
-2 buah tomat segar kemudian di belah.
-Air kurang lebih 750ml. Bisa juga diganti dengan kaldu udang.
-Gula dan garam sesuai selera

Cara membuatnya juga mudah
1. Tumis bawang putih hingga wangi
2. Masukkan cabai keriting yang telah halus dan cabai rawit kemudian tumis hingga harum
3. Masukkan saus cabai botolan dan kecap ikan
4. Tambahkan air
5. Setelah mendidih, masukkan air jeruk nipis, tomat, dan bahan-bahan isian seperti bakso dan sosis
6. Tambahkan gula dan garam sesuai selera
7. Masak hingga sosis dan bakso benar-benar dirasa matang.

Mudah kan, selamat mencoba ya


Aagym: Ingat selalu bahwa Allah Maha menyaksikan apapun yang kita lakukan dan semua perbuatan akan kembali kepada pelakunya.

Rabu, 08 Mei 2013

Aagym: Orang yang tidak pernah rugi adalah yang berhasil menjadikan kejadian apapun menjadi sarana perbaikan diri.

Selasa, 07 Mei 2013

Aagym: Yakinilah bahwa semuanya sudah diukur dengan sebaik-baiknya,tak akan melampaui kemampuan kita, Allah Maha suci dari perbuatan zolim.

Jumat, 03 Mei 2013

Aagym: Dimanapun, kapanpun kita harus siap bila malaikat maut menjemput, jangan lepas dari zikir agar saat nyawa lepas, dalam ke adaan berzikir.

Aagym: seharusnya bila punya keinginan harus menambah rasa syukur terhadap karunia yang telah ada,insya Allah karunia lain akan Berdatangan.

Kamis, 02 Mei 2013

Aagym: Haqqul yakin Allah tidak akan pernah mengecewakan hamba-Nya yang berbaik sangka dan bertawakal hanya kepada-Nya.

Rabu, 01 Mei 2013

Aagym: Semua karunia total hanya milik Allah, hanya datang dan terjadi dengan ijin-Nya semata, jangan pernah berharap dari mahluk.