PARADISA

WELCOME TO PARADISA NETWORK

Kami merupakan Media Saring berbagai ilmu yang tentunya bermanfaat bagi kita semua


Laman

Tampilkan postingan dengan label Curhatku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhatku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 November 2016

DIARY 22 November 2016

Saya nggak bakat untuk nulis cerita dan semacamnya. Cuma masih kepikiran aja dengan pertanyaan dari seseorang. Jadinya pengen curhat.

Pertanyaan yang muncul hari ini "Katanya kamu program hamil, Katanya nggak boleh Capek-capek?, Kok masih sempat-sempatnya jualan Pempek?"

Ya,,,,this is me...ibu rumah tangga plus abdi negara aka ASN. Alhamdulillah sudah hampir 2 thn jadi abdi negara.

Masak salah satu hobby saya dan kebetulan Pempek merupakan salah satu menu wajib yang ada dikulkas. Banyak temen-temen yang juga suka pempek buatan saya. Akhirnya coba peruntungan untuk jualan. Awalnya jualannya di warung temen, tapi karena sepi sekarang coba nawarin ke temen-temen kantor. Dan alhamdulillah sudah ada yang beli.

Back to pertanyaan yang dilontarkan someone. Pas dia Tanya, ya saya cuma jawab "kalau pas produksi pempek, saya nggak masak dan dirumah ada misua yang bantu berberes rumah"

Kalau di bilang ya capek ya memang capek. Kerjaan kantor yang seabrek-abrek, hebat kalau nggak capek. Tapi ya itu tadi, karena masak sudah jadi hobi, ya walaupun capek ada kepuasan tersendiri. Malahan kalau saya dah masak, urusan kantor yang bikin pusing malah bisa teralihkan. That's the power of hobby. Dan keuntungan dari penjualan ya itu bonus, tambahan rezeki dari Allah. Ya jadinya semua dinikmati aja.

Dan tentang anak, ya Kami juga masih tetap berusaha semaksimal mungkin. Kepikiran juga karena hampir 5thn pernikahan, Kami belum diberi amanah untuk mendidik anak-anak. Nah, melakukan hobi adalah usaha saya untuk mengalihkan pikiran kenapa sampai sekarang saya belum diserahkan amanah. Karena kata orang-orang, terkadang pikiran yang terbebani itulah juga menjadi salah satu faktor penghambat (aka stress).
Melakukan hobi adalah salah satu usaha saya untuk menghilangkan sedih.

Kami masih tetep berusaha kok. Kontrol ke dokter tiap bulan, minum vitamin yang dianjurkan dokter, Jaga kondisi tubuh biar  tensi nggak turun Dan kelelahan sesuai dengan saran dokter.

Kami juga selalu minta ke Allah dengan berdoa Dan terus berusaha tidak kehilangan harapan. Karena Kami yakin, Allah akan mendengar doa dan melihat usaha Kami.

Maaf kalau isi curhatnya panjang lebar kemana-mana dan nggak nyambung.

Minggu, 03 Januari 2016

Funtastic Class, Funtastic Family

Saya nggak pintar menulis, sudah lama pula nggak menulis di blog. Tapi, nggak tau kenapa, hari ini dari bangun tidur, baper terus. Teringat ma kekonyolan, perhatian, dan kekompakan mereka. Mungkin ini yang nama nya rindu kali ya#lebay…... Saya menulis cerita ini berdasarkan versi saya. Mungkin yang lain juga punya versi sendiri-sendiri.
Pertama kali bertemu mereka pada tanggal 2 November 2015...Masih pada-pada jaim nih ceritanya and I still don’t care about them. Beberapa dari mereka sudah saya kenal karena ada yang 1 puslit dengan saya yakni lutfi, mbak renata dan imam yang dulu satu bus pada waktu orientasi. Sebenarnya Melati, mbak rahmi, farid juga 1 bus dengan saya. Tapi saya lupa wajah mereka dan hanya tau karena komunikasi via WhatsUpp #peaceyateman. Tapi kalau dengan renata dan imam saya tidak lupa karena saya inget banget. Renata adalah koreogafer kami pada saat orientasi dan imam adalah yang membantu saya untuk operasikan musik untuk pentas seni. Kalau reza, saya inget dan pak ilham saya inget karena pernah satu kelompok yel-yel pada saat kegiatan outbond orientasi. Reza saya ingat karena dia yang menentukan tema yel-yel. Tapi dia nggak ingat ma saya. Maklum, karena saya bukan siapa-siapa dan tidak terlalu menonjol. Sedangkan pak ilham, saya ingat dia cm ikut orientasi sebentar. Kalau saya nggak salah ingat, sewaktu orientasi dia izin karena istrinya melahirkan.
Pada saat dinamika kelompok pertama (kegiatan kelas) untuk pemilihan motto, yel-yel komitmen, and logo kelas. Disinilah mulai terlihat bakat dan kemampuan mereka. Yang menarik perhatian ku adalah Ila yang kreatif, mas reza yang jago yel-yel, and marlin yang jago gambar. Saat pemilihan ketua angkatan yang cewek-cewek kebanyakan pilih mas Sapdo or yang biasa dipanggil mas momo. Tapi yang cowok kebanyakan tidak memilih mas momo. Kalau kata Reza, sengaja nggak pilih dia sebagai ketua angkatan. Biar dia jadi ketua kelas aja . Alasan yang unik plus konyol tapi bener juga ya. Dan ternyata terbukti, he is the best Ketua Kelas. Dia jago memimpin dikelas dan koordinir angota-anggota nya khususnya pinter pimpin barisan. Beberapa kali, perannya sebagai pemimpin barisan pernah coba diganti karena dia sakit or ada keperluan lain. Tapi ya tetep beda rasanya. Kalau kata orang...feel nya nggak dapet. Tetep mas momo yang harus mimpin.

Saat pembelajaran di kelas, kemampuan dan kepintaran mereka semakin tampak...Jujur, saya jeles dan iri. Why???karena saya orang yang bisa dibilang sangat pasif. Saya tidak percaya diri untuk berbicara didepan umum. Saya terbiasa mengungkapkan perasaan yang didalam hati. But...they are amazing. Berani, smart, dan percaya diri khususnya Pak Tri, Mbak Lengga, Mbak Esti, Mbak Lia dan mbak renata. Saya kagum dengan mereka.
Salah satu kegiatan kelas yang berkesan buat saya adalah Play Role untuk materi Nasionalisme. Kelompok kami yang terdiri dari mbak lengga, nyoman, maulana, imam, mas yahya, dan inna menampilkan mengenai korupsi didalam persidangan. Saya berperan sebagai Istri koruptor. Aslinya saya nggak pede pake banget. Tetapi, teman-teman 1 kelompok sangat percaya diri dan sepenuh hati. Saya tidak mau mengecewakan mereka sehingga saya berusaha berperan semaksimal mungkin. Umbelievepable, saya berakting centil dan bergaya seperti ibu-ibu sosialita, yang sejujurnya ini jauh dari pribadi saya. Tapi saya bisa berperan dengan sangat baik dan mendapat respon yang baik dari teman-teman. Tidak ada respon dan komentar yang jelak.
Sampai sekarang pun, saya masih belum bisa percaya kalau saya bisa berakting seperti itu. Disinilah titik puncak saya mulai berusaha care, manjadi teman buat mereka dan membuka diri saya ke mereka. Saya ingin mereka melihat sisi lain saya.


 Kegiatan diklat bagaikan role coster. Kadang menyenangkan dan kadang menyebalkan. Naik dan turun. Menyebalkan disaat tidur larut malam dan jam 3 sudah bangun karena suara weker tapi yang punya weker nggak bangun (untuk informasi, kami tidur dibarak dimana 1 barak terdiri sekitar 40-50 orang). Menyebalkan saat pelatih-pelatih mulai bentak-bentak nggak jelas. Menyebalkan saat widyaiswara nya nggak seru dan bikin ngantuk di kelas. Nggak enak karena harus makan terburu-buru dan tidak sesuai dengan jam makan kebiasaan ku.

Tapi menyenangkan juga disaat sudah mulai bercanda dan mereka. Saling ledek dan tidak ada yang dimasukkan ke hati. Menyenangkan disaat malam hari harus lembur dan banyak teman yang menemani, berusaha untuk saling support satu dengan yang lain. Menyenangkan di saat melihat teman-teman berakting pada saat Role Play. Menyenangkan disaat kumpul dan ngerumpi. Menyenangkan disaat semua dah pada narsis and foto-foto bareng. Menyenangkan disaat semuanya berteman tanpa memandang  S1, S2, peneliti, dan non peneliti. Semua menyatu dan tanpa beban.
Saya tidak akan menceritakan secara detail kegiatan yang kami lakukan selama kegiatan prajab. Nama temen-teman pun menjelang kegiatan prajab tahap 1 masih belum semuanya saya hapal. Yah….ini memang kelemahan saya. Saya memiliki ingatan yang lemah. Saya terkadang tidak bisa ingat sesuatu yang terlalu detail. Menghapal nama 39 orang adalah sebuah kesulitan untuk saya. Kadang ini dijadikan bahan bercandaan untuk teman-teman. Saya tidak marah karena memang itu kelemahan saya. Dan saya yakin mereka tidak bermaksud menghakimi saya.
12 desember 2015, H-1 sebelum kembali lagi ke pusbin diklat zeni, untuk mengikuti diklat prajabatan tahap ke 2. Hari yang menyenangkan plus menyedihkan buat saya. Menyenangkan karena kegiatan aktualisasi saya semua nya di approve oleh Bu Dwi mentor saya. Sebagian materi sudah dipresentasikan dihadapan beliau. Kemudian setalah revisi dan finishing powerpoint, saya lanjut ke jakarta karena salah satu sahabat saya menikah. Yups,,, Moria Jessica. Dia salah satu sahabat saya dari kantor lama. Kami menyebut gang kami Lady’s Korea. Alasannya simple, bos kami orang korea dan kami memiliki hobby yang sama yakni nonton film korea dan denger lagu korea. Gang kami terdiri dari Helen, mbak Hani, mori, anik, mbak rosma. Saya menyempatkan hadir karena saya sudah janji akan datang. Dari bulan oktober dia sudah menghubungi saya dan memastikan saya akan datang. Jadi walau lelah karena beberapa malam ngebut  serta lembur  untuk menyelesaikan laporan aktualisasi dan laporan laboratorium saya tetap datang.
Pulang dari jakarta, saya naik KRL sendirian karena suami saya akan pergi ke bekasi dengan temannya yg baru datang dari Jakarta. Saya tidak tau apa yang ada dipikiran saya, saya lelah dan berpikir hanya ingin istirahat agar sampai dirumah bisa print laporan aktualisasi dan packing baju-baju yang akan dibawa untuk diklat. Saya meletakkan ransel saya yang berisikan laptop, hardisk, flasdisk, dan beberapa dokumen aktualisasi diatas. Biasanya tas selalu saya peluk. Tapi ya seperti itulah, saya tak tahu apa yang ada dipikiran saya. Saya tertidur, begitu di st. Duri dan kereta akan lanjut ke St. Tanah abang, saya baru terbangun. Saya cek ke atas, saya panik, menangis. Kata orang di samping saya, memang tadi sewaktu di St. Duri ada 4 orang dan salah satunya berbaju biru mengambil.tas diatas saya. Cuma dia tidak tau kalau itu tas saya dan tidak mencegahnya. Saya lapor ke polisi stasiun tapi tidak ada yang membantu. Saya malah di turunkan di St. Tanah Abang karena kata mereka itu kesalahan saya sendiri karena lalai. Di St. Tanah Abang. Polsuska nya juga tidak membantu. Saya hanya di lempar kesana kesini. Karena tidak tahan, saya berteriak dan memarahi mereka. Saya kesal karena saya tertimpa musibah tapi mereka tidak membantu sama sekali. Mereka malah balik marah kepada saya. Akhirnya salah satu petugas bagian kehilangan, menemani saya dan meminta saya menceritakan kronologi kejadian. Saya cerita apa yang terjadi dan saya meminta untuk diantar kembali ke St. Duri untuk mengejar orang-orang itu. Tapi respon yang saya terima sangat lama. Setengah jam kemudian baru saya diantar ke St. Duri. Saya benar-benar pesimis karena pasti pencurinya sudah tidak ada. Sudah setengah jam. Petugas di St. Duri lebih bertanggungjawab. Dia membantu saya untuk menelusuri stasiun duri walaupun sebenarnya peluang tersebut kecil. Dia membantu saya, agar saya lega. Dia juga membantu saya membuat laporan kehilangan dan menginfokan apa saja yang harus dilakukan. Dia membantu menenangkan saya. Saya lupa namanya. Tapi saya benar-benar berterima kasih atas bantuannya.
Untung nya saat kejadian, HP masih ada ditangan saya. Sehingga saya masih bisa menghubungi suami dan teman-teman. Suami langsung menjemput saya di St. Tanah Abang. Membatalkan acaranya ke bekasi. Dia memohon maaf kepada saya karena  tidak menemani saya pulang dan harus mengalami kejadian ini. Saya tidak memikirkan jumlah uang yang hilang. Yang menjadi beban pikiran saya adalah di dalam laptop dan tas ada data-data yang akan saya bawa untuk ke diklat di Zeni. Di dalam tas, ada data-data penelitian selama di LIPI, semua data penelitian sewaktu saya di UGM, data keuangan yang harus saya laporkan. Jujur, sampai sekarang saya masih stress memikirkan data-data tersebut. Masih suka menangis sendiri jika kepikiran jerih payah saya hilang tanpa bekas.
Tapi dari kejadian itu, banyak yang saya syukuri. Saya masih mempunyai suami, keluarga, dan teman yang selalu mendukung saya. Mbak ambar yang membantu saya untuk kompile data dari mentor, memberi pengertian kepada Ka. Lab tentang data-data penelitian yang ikut hilang. Lutfi yang malam-malam berusaha menghubungi mentor dan mencoba mencari alternatif solusi. Fiqo yang malam-malam mengantar laptop lama ku kerumah. Maaf ya Fiqo, Laptopnya aku ambil lagi.
Saya bersyukur memiliki teman-teman dikelas F yang selalu memberi saya support sampe-sampe reza mau ikut bantu ngerjain laporan aktualiasi, mas momo dan teman-teman yang lain akan meminta dispensisi untuk saya menyelesaikan laporan. Alhamdulillah, hari minggu dari bangun tidur dibantu suami dan hani (adik saya), saya berhasil menyelesaikan laporan aktualisasi. Ekstra ngebut pokoknya. Sampai-sampai packing koper dan barang-barang yang akan dibawa ke Zeni, semua dikerjain hani. Pagi-pagi, Bude dan pakde datang dari Jakarta cuma untuk menenangkan saya. Saya benar-benar bersyukur memiliki keluarga dan teman yang sangat perhatian kepada saya.
Aigo,,,awalnya mau menceritakan tentang kelas F kok malah ngomongin Lady’s Korea and Tas yang hilang. Ok, kita lanjut. Mereka atau teman-teman yang saya tulis ini adalah teman-teman kelas F. Sesuai dengan tema kelas yakni Funtastic, mereka adalah orang-orang yang funtastic juga.
Kalau kata mas andre,
# Reza itu yel2 leader and the rebel one
# Bayhaqi tukang fotokopi yg males gerak kalau lg yel2
# Firman orang kaya yg selalu cool
# Anton calon deputi jasil yg suka bgt minta dibully
# Wisnu sang ahli bumi
# Sonny partner in crime, ga ada lo ga rame son
# NM aka nyoman temen satu ranjang
# Arif yang selalu kangen sama calonnya, tiap ada celah tlp nan terus
# Abah rumah funtastic / Ilham suhu yang udah ngajarin  ilmu tidur di kelas tanpa ketauan dan ilmu nge cengin widya iswara
# Pak Teri temen bandel abah
# Pace luiz Mr. Nice Guy
# Angga Mr. Tukin
# Imam IT yg jago buat aplikasi, tp cintanya masih kegantung
# Pak momo our class leader, selalu mengutamakan kepentingan kelas
# Maul playboy cap kampak yg bisa menang kalo ikutan standup comedy, gw rasa otak lo kena bad sector deh
# Yahya jagoan IT jg yg agak misterius
# Farid ini yg harus dikunjungi kalau kita ke bali, cuma farid yg kmaren bawa oleh2 
# Pak Tri always pertamax saat diskusi, satunya2 yg berani buka baju dikelas
# Agung imam sholat di masjid
# Terakhir  buat all funtastic girl and woman, yg ga pernah jaim.
He is right….kalau saya boleh lagi tambahin reza kompor #peacemasbro tapi suka nangis kalau inget anak. Mas momo, ketua kelas yang paling care, nggak hanya ke angota nya tapi juga anggota kelas lain. Maulana, si adik kecil yang konyol tapi ternyata jago bikin puisi. Mas Sony yang supergila. Kalau mas Andre sendiri, dia pendiem tapi baik #nggaktauyakalaupasdibarak
Kalau yang cewek aku juga coba tambahin ya
# Mbak Renata smart, dewasa, kreative
# Mbak Lengga rame, humoris, yang selalu bisa bikin suasana rame
# Mbak Esti smart dan tegas
#Qolbi pendiam ternyata jago bikin puisi kalau lagi baper. Ini salah satu contohnya
Meski kau sering tenggelam tak nampak dalam pandangan kami dibarisan belakang..suara lantangmu masih terdengar pak ketua..
Meski suaramu mulai parau mengomandoi kami...telinga batin kami masih mampu mendengar instruksi mu..
Meski kakimu terluka kau tetap berlari tegap menerima penghargaan kelas terbaik dilapangan hijau kala itu..
Kau total memperjuangkan kepentingan kami..meski ppt persentasi mu menjadi korban harus begadang dikerjakan karena jadwal seminar paling pagi..
Terima kasih untuk kerja hebatmu pak ketua..
Kau memenangkan hati kami pak ketuuu
#edisiberterimakasihtahap1
#lagimatilampudifisikajadibaper
# Lutfi aka Lupita kelihatannya sih pendiam ternyata orang nya super duper konyol
# Marlin ternyt selain bakat menggambar, dia juga dirigen yang bagus
# Ila penuh dengan ide-ide kreative. Kertas-kertas materi pasti jadi cantik kalau dipegang ma dia
# Isqi pendiam tapi bisa rame juga
# Triya si cantik yang selalu tersenyum walau lagi dikerjain.
#Ayu cantik and smart
#Corry pendiam, rajin belajar pe malam dan hasilnya terbukti. Dia menjadi juara kelas
# Mbak Lia smart and rame klu dah ketemu mbak esti, rami and lengga. Suka lakuin gerakan-gerakan aneh dan lucu kalau senam pagi
# Melati baik hati, suka mijit dan perhatian ma temen-temen yang sakit. Dan dia pencinta kucing
# Zatil pendiam dari aceh tapi dia pinter loh
# Alya nggak banyak ketemu karena dia sakit tapi dia orang yang cantik and gaul
# Inna sama seperti isqi pendiam tapi bisa diajak rame juga
# Mbak Fahriya penghayati peran dengan baik. Apalagi waktu berperan jadi istri yang lagi sakit
# Mbak Rahmi sama kayak mbak lengga. always rame kalau ada dia dan nggak jaim.
Kalau aku sendiri...hem...… Saya nggak tau kenapa mereka memilih saya untuk menjadi pimpinan barisan yang cewek. Tapi berterima kasih untuk itu karena bisa teriak-teriak nggak jelas menjelang diklat kelar. Teriak itu membantu loh, apalagi kalau lagi stres,,,hahahahaha 
Yang pasti seneng banget menjadi bagian dari mereka. Bersama mereka aku bisa tertawa lepas seperti bersama sahabat-sahabatku dan nggak perlu jaga image. Aku senang mereka menjadi keluarga ku. Keluarga baru yang funtastic. Kekompakan kami pun diakui oleh para pelatih dan kelas lain sehingga kelas kami menjadi juara (berkat perjuangan pelatih juga sih karena gosipnya 1 orang yang berkepentingan tidak suka kami menjadi juara dan beranggapan kami kompak karena mau showoff aka pamer aja). Tapi mereka salah, kami kompak karena kami merasa senasib senanggungan. Karena kami adalah keluarga dimana suka dan duka kami jalani bersama.
LOVE MY NEW FAMILY
NB : NANTI BAKAL DIUPLOAD FOTO2NYA

Kamis, 16 Mei 2013

Nasihat di Pagi Hari dari Seorang Sahabat

Alhamdulillah pagi ini, berkat silaturahmi via chatting di FB saya mendapatkan nasihat pengingat bagi diri saya yang lalai ini dari salah satu sahabat. Sahabat ini merupakan salah satu teman angkatan pada waktu saya menyelesaikan pendidikan pasca sarjana. Mas Ikbal namanya. Awalnya cuma dari menanyakan kabar dan kegiatan saya. Saya pun bercerita kalau saya saat ini kerjaannya ibu rumah tangga sambil hunting-hunting kerjaan. Saya juga cerita, biasanya aktifitas seabrek tapi sekarang vakum ya rada sedikit aneh juga. Suka bingung kalau mau ngapain. Trus dia menanggapi "gpp... justru ngurus rumah tangga tuh pahalanya selangit... klo ga bisa dilihat di dunia, nnt di akherat akan di dptkan. istriku ibu rumah tangga koq. Justru seorang ibu, itu guru terbaik bagi anak-anaknya. Buat aktifitas dlm rumah, menjahit, buat kue dll."
 
Dia juga menyarankan saya untuk jangan terlalu sering Online karena banyak godaaannya, banyak setannya, jadi musti hati-hati. Iya sih, karena nggak ada aktifitas setelah menyelesaikan kerjaan rumah tangga, saya sering beralih ke online untuk mencari kesibukan. Contohnya bulan ini aja, dah beberapa tulisan berisikan pengalaman pribadiku, ku postingkan.

Dia juga bilang "jgn takut tdk dapat kerja (keduniaan), yg pntg dah ada suami cari nafkah... suami manapun pasti senang kalo istrinya aktifitas byk di rumah, suami, rumah, anak dan smua2nya terawat...makanya jangan heran kalau istri soleha itu masuk syurga 500 thn duluan daripada suaminya...dan dia akan menjadi RATU bidadari di syurga"

Saya sih setuju banget dengan pendapatnya karena suami saya juga berpikiran seperti itu bahwa keluarga dan pendidikan anak yang utama. Suami sebenarnya lebih senang jika saya tidak bekerja dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk keluarga. Tapi beliau juga tidak pernah melarang saya untuk bekerja asalkan waktunya tidak terporsir untuk pekerjaan.

Nasihat dari mas ikbal sebenarnya sudah saya mengerti dari dulu. Cuma dikarenakan kebutuhan akhir-akhir ini, ada rasanya niat untuk meringankan beban suami dan membantu orang tua saya. Sehingga keinginan untuk mendapatkan kerja, akhir-akhir ini semakin meningkat. Oleh karena itu, saya pun mencari kerja tidak diluar Jawa tapi tetap yang dekat dengan suami. Saya merasa sangat beruntung memiliki sahabat yang dikirimkan oleh Allah SWT untuk mengingatkan saya lagi tentang hal yang lebih utama.

Saya Berubah???

Saya Berubah???

Tulisan ini sebenarnya sudah lama banget pengen saya posting. Cuma belum sempet-sempet. Nah, Mumpung sekarang lagi ada waktu luang, ya saya coba sempatkan

Banyak yang bilang saya berubah setelah mondok selama 1 bulan di salah satu Pesantren di Bandung. Banyak komentar yang muncul setelah saya tidak menggunakan celana jins lagi, tidak hijab'ers lagi, tidak menggunakan kemeja atau baju lagi ketat lagi, dan tidak memakai make up. Banyak tatapan-tatapan aneh saat saya mulai memakai gamis, jilbab yang gede, tidak bersalaman dengan lawan jenis yang non muhrim. Ya, saya mencoba terima komentar dan tatapan itu. Awalnya berat tapi lama-kelamaan, saya terbiasa dengan komentar dan tatapan-tatapan aneh tersebut.

Saya sebenarnya nggak berubah sih, saya masih aktif di facebook, blogger, Whatsupp, Line, We chat, Twitter, dan sebagainya seperti orang-orang yang lain juga. Bedanya dulu saya nggak memiliki ilmu, nggak memiliki dasaran. Tapi setelah 1 bulan saya menimba ilmu disana, banyak ilmu yang saya pelajari seperti bagaimana berbusana dan berjilbab yang syari menurut al quran dan hadist yakni menutup seluruh anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

Saya tidak bersalaman bukan karena saya tidak menghormati yang bersangkutan.  Saya tidak bersalaman dengan lawan jenis dan non muhrim ya karena memang ada larangannya dalam Al-Quran dan ada hadistnya juga. Oleh karena itu, saya bersalaman saya hanya menangkup kedua tangan saya didepan dada tanpa menyentuh tangan teman yang bukan muhrim saya. Kalau sama teman cewek ya saya masih menjawab tangan mereka kok.

Saya masih suka pake make-up tapi ya cuma di depan suami aja karena ya wanita di sunnah kan untuk tampil cantik di depan suami yang tujuannya untuk menyenangkan hati suami. Saya juga kalau ada kondangan dan wawancara juga pake make up. Make upnya yang tipis, sederhana, sewajarnya, dan tidak berlebihan, tapi niatnya bukan untuk menarik perhatian orang lain. Tapi niat saya ya cuma karena Allah suka keindahan dan menjaga nama baik suami. Loh maksudnya jaga nama baik suami?? Pasti pada herankan apa maksudnya. Maksudnya biar suami nggak minder saat temen-temannya membicarakan istri masing. Alhamdulillah, kalau suami saya termasuk orang yang cuek, malahan nggak terlalu sewot kalau saya nggak dandan. Malahan dia lebih senang kalau saya tampil alami, apa adanya.

Saya dulu suka facebook, blogger, Whatsupp, Line, We chat, Twitter, dan sebagainya. Awalnya tujuannya dulu sih cuma mau sok eksis. Biar dikenal sama orang. Tapi sekarang karena sudah ada ilmunya saya masih facebookan, blogger, Whatsupp, Line, We chat, Twitter, dan sebagainya niatnya bukan mau eksis lagi melainkan silaturahmi dengan teman-teman aja. Silaturahmi di dalam islam kan dianjurkan. Silaturahmi kan bisa mempererat tali persaudaraan dan malahan bisa memperpanjang umur. Selain ajang silaturahmi, saya eksis di media sosial juga biar bisa sekalian dakwah. Walaupun dakwahnya bukan dakwah yang kayak ustad dan ustazah gitu. Cuma ya posting nasihat-nasihat yang mungkin dirasa bermanfaat karena saya sadar ilmu saya masih sedikit dan iman saya juga masih suka naik-turun.

Jadi, apa yang berubah dari diri saya? Bedanya antara sekarang dan dulu hanya dasaran yang saya gunakan dalam menjalankan kehidupan saya. Dulu saya tidak menggunakan ilmu, sekarang saya hanya memanfaatkan ilmu yang sudah saya dapatkan. Apa yang saya lakukan sekarang, saya usahakan hanya karena Allah dan berdasarkan Al Quran dan hadist.

Oh ya, Mohon maaf karena saya tidak mencantumkan ayat dan hadist karena jujur saya masih belum hapal. Tapi temen-temen bisa kok searching di internet karena banyak yang membahas tentang masalah tersebut.

Rabu, 15 Mei 2013

Ketika di Vonis Endometriosis

Saya menulis ini bukan untuk mencari perhatian atau rasa belas kasihan, akan tetapi agar kita sebagai wanita lebih perhatian dengan kesehatannya diri sendiri. Selama ini saya terlalu cuek dengan urusan kesehatan. Akhirnya saya mengalaminya sendiri nggak enaknya.
Awal tahun kemarin, awalnya saya ke dokter kandungan karena saya sudah telat haid kurang lebih 2-3minggu. Saya penasaran, saya sering telat haid tapi kok masih belum hamil. Oleh dokter kandungan pertama, saya di USG. Sayangnya saya belum hamil. Pada saat konsultasi dengan dokter, saya juga mengeluhkan sakit yang sering saya alami di bagian rahim. Dokter kandungan memvonis saya terkena infeksi saluran pada rahim bagian kiri. Saya pun diberi antibiotik dan penghilang rasa nyeri. Saya juga diminta kembali lagi jika saya ternyata haid/tidak hamil.
 Akhirnya satu minggu kemudian, saya kembali lagi kerumah sakit. Saya pun mengeluhkan obat penghilang rasa sakitnya tidak mengurangi rasa sakit pada bagian perut pada saat saya haid. Dokternya pun melakukan USG Transvaginal. Saya tak tahu bagaimana cara membaca hasil USGnya. Tapi menurut dokternya, untuk sel telur sudah ada didalam rahim. Rasa sakit yang timbul itu mungkin disebabkan adanya Endometriosis. What's???Apa itu? Jujur, saya kaget, karena baru pertama kali saya mendengar kata itu. Jujur saya rada awam mendengar istilah-istilah kedokteran (terbiasa mendengear istilah penyakit tumbuhan sih,,,hehehehe)
 Kata bu dokter, endometriosis itu adalah lapisan endometrium yang seharusnya tumbuh di dalam rahim, tapi malah tumbuh di luar rahim sehingga darah haidnya tidak keluar dan menimbulkan rasa sakit. Untuk lebih jelasnya, ibu dokter meminta saya untuk searching di internet. Menurutnya, susahnya saya hamil mungkin disebabkan penyakit ini karena adanya penempelan saluran telur sehingga sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur. Tapi dia tidak bisa memastikan karena untuk memastikan penyakit ini hanyalah dengan Laparoskopi dengan biaya sekitar 20jt. Selain untuk memastikan endometriosis, Laparoskopi juga sekaligus operasi untuk menghilangkan lapisan endometrium yang ada diluar rahim.
Saya pun menanyakan, apakah ada cara lain dok untuk memastikannya? Dokternya pun menjawab, saya punya beberapa pasien seperti ibu gejalanya. Rata-rata dari mereka sudah sembuh dan hamil dengan pengobatan terapi hormon dengan obat dan suntik selama 3-6 bulan. Untuk pengobatan dengan obat biayanya sekitar 1jt/bulan sedangkan untuk suntik 1,5jt/bulan. Dengan terapi hormon, saya tidak akan haid atau haid akan berhenti selama 3-6 bulan sesuai waktu terapi yang diperlukan. Untuk memulai terapi hormon, harus dilakukan pada saat menstruasi. Jujur saya bingung pada waktu itu. Saya cuma bisa bilang, iya bu, nanti saya diskusikan dengan suami dan keluarga dulu
Begitu saya ceritakan ke suami, suami kaget dan khawatir. Dia sedih karena tidak bisa menemani saya disaat yang seperti ini karena dia sedang kerja di luar kota. Saat berdiskusi dengan mertua, dia menyarankan untuk konsultasi ke dokter kandungan yang lain dulu dan beliau menyarankan ke dokter kandungan langganan beliau yang merupakan dokter kandungan yang seorang wanita yang pertama di Jogja.
Setelah, konsultasi ke dokter kandungan tersebut (kita sebut dokter kandungan  kedua aja ya biar mudah membedakan dengan dokter kandungan yang pertama), dia bilang dia ragu kalau saya menderita endometriosis karena saya masih bisa beraktifitas seperti biasa. Orang yang menderita endometriosis itu biasanya tidak bisa menahan sakit bahkan karena sakitnya, penderita sampai tidak bisa beraktifitas karena sakitnya. Jadi dokter kedua memfokuskan pengobatan agar saya bisa cepat hamil karena menurutnya dengan kehamilan maka endometriosis otomatis akan hilang.
Saya tambah bingung, karena pendapat dokter pertama dan kedua bertolak-belakang. Dokter kedua pun memberikan saya obat norelut yang harus diminum hari ke 16 dari haid pertama selama 10 hari, sehari diminum 2kali. Akhirnya pun saya mengikuti saran dokter kedua dengan rutin meminum obatnya. Jujur, saya masih ragu dan khawatir. Akhirnya saya konsultasikan masalah ini ke salah satu sahabat saya. Dia seorang dokter umum bukan dokter kandungan tapi entah mengapa kalau dikonsultasikan dengan orang yang kita kenal dekat, pasti rasanya akan lebih tenang. Saya ceritakan semuanya ke sahabat saya itu. Sahabat saya menenangkan saya dengan bilang saya masih bisa hamil kok setelah perawatan. Jadi ikut aja terapi yang diberikan dokter dulu. Setelah konsultasi dengan sahabat saya, perasaan saya pun jadi tenang.
Saya mengikuti terapi norelut selama 3 bulan, memang nyeri saat menstruasi saya berkurang dan siklusnya kembali menjadi lebih normal. Akan tetapi, menstruasi  hanya belangsung 3 hari. Khawatir sih, tapi kata dokter kandungan kedua nggak masalah, yang penting darahnya keluar.

 


Finally, setelah 3 bulan terapi norelut saya diberhentikan. Mulai bulan ini saya disarankan untuk meminum supleman tambahan agar saya bisa hamil. Saya diberi resep Folavit dan Santa-e. Katanya sih fungsinya untuk menyuburkan. Semoga berhasil ya. Semoga Allah segera memberikan saya anugrah untuk menjadi seorang Ibu ya dengan menitipkan kepada saya anak-anak yang soleh dan solehah. Amin....
Untuk para wanita yang menghadapi masalah yang sama seperti yang aku alami, jangan pernah patah semangat ya. Saat mengalami hal seperti ini dukungan keluarga dan sahabat akan sangat membantu. Selain itu, jangan lupa memperbanyak ibadahnya karena akan membantu menenangkan pikiran kita. Kalau saya menerima semuanya jujur awalnya berat. Tapi saya  berusaha untuk positif thinking. Sakit merupakan penggugur dosa, mungkin sakit ini diberikan Allah SWT kepada saya karena Dia sayang sama saya. Jadi selama pengobatan, saya berusaha menyerahkan semuanya kepada Allah SWT karena Allah SWT tahu apa yang terbaik bagi saya
Bagi sahabat yang mau mengetahui mengenai endometriosis bisa lihat baca di link ini
http://www.lusa.web.id/endometriosis/
http://www.totalkesehatananda.com/endometriosis1.html

Nasihat ditolak, Haruskan Kecewa, Marah dan Kesal?

Hai sobat, mau sharing pengalaman ini. Kita tidak akan pernah tahu isi hati seseorang. Isi hati pasangan, saudara, teman, atau keluarga. Sehingga terkadang apa yang kita lakukan terkadang tidak sesuai dengan hati orang lain.

Contohnya  kita menasehati seseorang, terkadang kita bermaksud baik tapi tanggapan kita terima terkadang kadang berbeda-beda. Ada yang menerima dengan baik dan ada juga yang tidak menerima dengan baik. Ada juga yang berpikiran kalau kita menggurui sehingga tidak sesuai seperti apa yang kita harapkan. Bahkan yang lebih parah ada yang beranggapan kalau kita memaksakan ideologi kita. Padahal kita melakukan itu karena kita peduli sama mereka.

Pada dasarnya hati seseorang itu hanya Allah SWT yang memiliki. Yang mampu mengubah hati seseorang, yang mampu membolak-balikkan hati seseorang itu hanya Allah SWT. Jadi biarkan saja orang lain mau berpendapat apa karena kan ujung-ujungnya yang menilainya nanti Allah SWT.
 
Apakah kita harus kecewa, marah, dan kesal? Usahakan ya jangan ada rasa kecewa, marah dan kesal karena kalau kita memiliki perasaan seperti itu, berarti kita masih berharap pada makhluk. Padahal kita hanya boleh berharap pada Allah SWT.
 
Bagaimana jika kita punya itu? ya banyak-banyak intropeksi diri, banyak-banyak dzikir dan taubat. Awalnya memang susah menghilangkan rasa itu. Bahkan rasanya berat. Tapi nanti lama-lama bakal terbiasa kok.
 
Apa yang harus kita lakukan jika ada temen yang menolak nasihat kita? ya doakan saja orang tersebut. Minta hatinya dilapangkan dan diberi keteguhan ma Allah. Doakan juga yang terbaik untuk dia. Jangan doain yang jelek-jelek loh.
 
Teman-teman yang punya pengalaman lain, setuju atau nggak setuju, bisa kok sharing disini,,,

Sabtu, 29 Desember 2012

Doa di Hari Kelahiranku

Alhamdulilah....tidak terasa hari ini genap sudah 26 tahun saya, hidup di dunia ini....meski kesempatan hidup ku di dunia berkurang lagi 1tahun, tapi saya tetap bersyukur karena Allah SWT masih memberikan saya kesempatan untuk berada di dunia ini bersama orang-orang yang saya cintai.

Hari ini banyak banget ucapan-ucapan yang saya terima dari keluarga yang saya kasihi. Meskipun cuma via SMS, facebook dan whats upp, saya tetap bersyukur karena orang tua, kakak, adik, tante, dan teman-teman masih ingat dengan hari kelahiran saya.

Saya memang tidak merayakan hari ulang tahun, tapi saya senang sekali mendapatkan doa-doa yang baik. Semoga Allah SWT mengabulkan doa-doa mereka. Aminnnn

Ucapan ulang tahun dari Papa ku tersayang
" Selamet Ulang Tahun, semoga selalu sehat, selalu murah rezeki, selalu mendpt rahmat, hidayah dan ridho Nya. Lebih baik dan sukses dr tahun2 sebelumnya dan dpt pekerjaan sesuai minat, harapan dan ridho Nya. Amin, amin, amin."

From mama tercinta " Met ultah, semoga panjang umur. Banyak rejeki, cepat dapat gawe.cpt dpt anak.  Amiiiin."

Dari che-che shinta " Happy milad my lovely sista "YASHANTI BERLINDA PARADISA" semoga sgera punya momongan yo nduk,,"

From Abang Lingga " Maaf telat. . .Met ultah og, . Moga makin sehat n sejahtera. . :D " dan dari ayie juga " Aslm.aa met ultah y. . smoga sllu d beri kesehatan, rejeki yg brkah, pjg umur. . aminn"

dan kalau adek hani " Happy birthday che. . Wish you all the best. . May Allah always love n protect you. . :* "

serta banyak lagi ucapan via facebook dan twitter. Makasih ya untuk semuanya atas doa-doanya..... ^_^

Kalau doa saya sendiri " Ya Allah, terima kasih atas rahmat dan ridho dari Mu. Semoga dengan berkurangnya umur saya, saya tetap selalu berada di dekat Mu, selalu diberikan yang terbaik menurut Mu, semoga hamba bisa bermanfaat bagi kebaikan orang lain dan semoga doa-doa mereka Kau kabulkan....Amin......"

Selasa, 16 Oktober 2012

PLTN di Bangka, Yes or No???


Listrik,,,,memang merupakan sesuatu yang krusial. Bisa dikatakan bahwa saat ini listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok kita, mulai dari televisi, radio, hp, laptop, kulkas, dan sebagainya. Tanpa disadari kita tidak bisa terlepas dari apa yang namanya listrik. Semakin banyaknya kebutuhan listrik membuat pasokan listrik berkurang. Salah satu upaya dari PLN adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di propinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Saya tidak mendukung ataupun menentang dengan dibangunnya PLTN di Bangka. Kenapa? Saya mendukung adanya PLTN karena menurut saya, saat ini negara Jepang bisa maju dikarenakan tercukupinya kebutuhan listrik mereka. Semua  operasional pabrik, perusahan, transportasi, universitas, apartement dan rumah tangga dapat beraktifitas secara penuh siang dan malam tanpa adanya gangguan kekurangan pasokan listrik sehingga produktivitas yang dihasilkan juga tinggi. Bandingkan dengan negara kita, terkadang pekerjaan terhambat karena adanya pemadaman listrik. 

Akan tetapi, saya tidak mendukung adanya PLTN di Bangka adalah dikarenakan sudah siapkan pemerintah daerah di dalam upaya pengembangan PLTN itu sendiri? Seperti yang kita ketahui, Jepang membangun PLTNnya dengan menggunakan sumber daya yang optimal sehingga hasil yang diperoleh juga optimal. Adanya praktik KKN di dalam pembanguan PLTN, saya khawatirkan akan muncul sehingga pembangunan PLTN akan sesuai SOP atau tidak. Jika ada praktik KKN dalam pembangunan PLTN, tentunya PLTN yang dihasilkan malah akan membahayakan penduduk Bangka.  Selain itu, sudah siapkan tenaga-tenaga yang ahli dan berpengalaman untuk merawat PLTN nantinya.

Kenapa kita tidak mencoba win-win solution. Dalam artian PLN tetap membanguan Pembangkit Listrik di Bangka, tetapi bukan PLTN. Cobalah untuk membangun pembangkit listrik yang memanfaatkan potensi daerah. Bangka merupakan daerah kepulauan yang dikelilingi oleh laut sehingga banyak terdapat pantai. Nah, coba kita memanfaatkan daerah pantai tersebut untuk membangun pembangkit listrik seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air(PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)



Rabu, 17 Desember 2008

Sebuah Pertanyaan dari Hati

Seorang anak adalah titipan dari Allah. Karunia terindah yang tiada tara. Lahir dari cinta kasih kedua orang tuanya. Lahir ke dunia tanpa dosa. Tangis, tawa, dan senyumnya begitu lugu dan polos. Menghibur orang-orang yang berada di dekatnya

Tapi, kenapa ada orang tua yang tega meninggalkan anaknya karena apa yang telah mereka perbuat. Tanpa memikirkan masa depan seperti apa yang akan dihadapi oleh anaknya Padahal, anaknya tidak pernah mengerti apa yang telah terjadi. Karena alasan malu harus menanggung aib dari apa yang telah dilakukan, alasan ekonomi, dan sebagainya, seorang anak harus kehilangan kasih dan sayang kedua orang tuanya.

Memang untuk saat ini mereka masih bisa tertawa bercanda dengan teman-teman sebayanya. Akan tetapi mereka masih belum mengerti apa yang sedang terjadi pada dirinya. Beberapa tahun lagi, apa yang akan terjadi saat mereka tahu mereka bukanlah anak yang dikehendaki. Apa yang akan terjadi pada perkembangan jiwa mereka, kita tidak akan pernah tahu.

Minggu, 14 Desember 2008

Makan Malam

Semalam aku keluar makan ma cowok ku plus mama n papanya n adiknya. Ditambah 3 anak angkat mamanya

Makan malamnya di Seafood karena itu makanan kesukaan papa cowok q

Walau sudah sering makan di tempat mertua, tetep aja makan malam bareng ma keluarga mertua bikin deg-degan

Jadi makannya rada-rada jaim gitu, padahal aku suka banget makan Seafood


Kamis, 11 Desember 2008

Pesan Mertua di hari Idul Adha

Assalammualaikum Taqobbalallahu mina waminkum

Saatnya kita berkorban tapi tidak hanya menyembelih hewan korban tetapi juga menyembelih hewan nafsu kita yang sering kita jadikan sandaran sehingga kita terlena pada kehidupan dunia lupa kehidupan akherat

Mohon maaf lahir dan batin


Selasa, 09 Desember 2008

Mimpi-Mimpi Lintang Maryamah Karpov

Tetralogi laskar pelangi memang novel yang sangat mengesankan

penulisannya sangat mudah dipahami

Akan tetapi, pad novel yang terakhir, aku merasakan ada sesuatu yang menganjal

Kenapa cuma berakhir seperti tiu

Apakah nanti akan dibuat novel nya lagi???Siapa tahu.......

Tapi aku masih bingung, apakah cerita pada buku ke empat tersebut nyata atau fiksi

Aku suka Ketiga buku yang pertama, tapi untuk buku ke empat aku kurang suka endingnya

Ikhlas

Ikhlas.............

Kenapa ya terkadang sulit sekali untuk iklas dalam menjalankan atau memberikan sesuatu

Padahal sudah berusaha mencoba tuk ikhlas

Mudah berkata ihklas tapi kenapa tetap sulit dilakukan

Aku salut kepada mereka yang bisa ikhlas

Andai aku bisa seperti itu