PARADISA

WELCOME TO PARADISA NETWORK

Kami merupakan Media Saring berbagai ilmu yang tentunya bermanfaat bagi kita semua


Laman

Jumat, 28 September 2012

Mengenal CVPD ( Citrus vein phloem degeneration) Part 1


Note : Tulisan ini bukan merupakan hasil penelitian saya, tetapi merupakan rangkuman dari beberapa jurnal yang saya baca

Kebanyakan orang beranggapan bahwa penyakit CVPD ( Citrus vein phloem degeneration) pada tanaman Jeruk disebabkan akibat serangan virus. Penyakit CVPD atau yang lebih dikenal dengan nama Huanglongbin disebabkan  oleh fastidiou α-proteobacterium,yakni  Candidatus Liberobacter spp. Bakteri ini keberadaanya hanya terbatas pada  floem dan ditularkan oleh vektor kutu loncat. Selain itu, bakteri ini belum dapat dikulturkan di dalam media(Graca, 1991; Halbert and Manjunath 2004).
Terdapat 3 macam Candidatus Liberibacter spp yang menyebabkan CVPD. Spesies ini dibedakan berdasarkan vektor yang membawanya dan berdasarkan kondisi lingkungan yakni Candidatus Liberobacter  asiaticus’ yang toleran terhadap kondisi panas dan ditularkan oleh vektor Diaphorina citri Kuwayama and Trioza erytreae Del Guercio, Ca. Liberobacter americanus toleran terhadap kondisi panas dan ditularkan oleh vektor Diaphorina citri Kuwayama, dan Ca.  Liberobacter africanus yang merupakan bakteri  yang sensitive terhadap panas dan ditransmisikan oleh vektor T. erytreae Del Guercio and D. citri Kuwayama (McClean dan Oberholzer,. 1965;Capoor et al., 1967; Bové,  2006)
Tanaman jeruk yang  terserang  memiliki  daun yang menguning atau klorosis, warna tulang daunnya hijau  tua, daun menjadi  lebih  tebal, kaku dan ukuran daun mengecil. Bakteri  Liberobacter  asiaticum bersifat  persisten  dalam tubuh serangga. Imago D. citri  dapat menularkan Bakteri  Liberobacter  asiaticum setelah   mengisap   tanaman sakit selama 72  jam dan    dapat   menularkan ke tanaman sehat selama 21 hari  menunjukkan bahwa   patogen  (Wijaya, 2007)    

Sumber :

Bové, J. M. 2006. Huanglongbing: A destructive, newly-emerging, century-old disease of citrus. J. Plant Pathol. 88:7-37.
Capoor, S. P., Rao, D. G., and Viswanath, S. M. 1967. Diaphorina citri  Kuway., a vector of the Huanglongbing disease of citrus in India. Indian J.  Agric. Sci. 37:572-576
Da Graca, J. V. 1991. Citrus greening disease. Annu. Rev. Phytopatho.29:109-136.
Halbert, S. E., and Manjunath, K. L. 2004. Asian citrus psyllid  (Sternorrhycha: Psyllidae) and greening disease of citrus: A literature  review and assessment of risk in Florida. Fla. Entomol. 87:330-353.
McClean, A. P. D., and Oberholzer, P. C. J. 1965. Citrus psylla, a vector of the greening disease of sweet orange. S. Afr. J. Agric. Sci. 8:297-298.
Wijaya,  I, N.2007. Penularan Penyakit CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) oleh  Diaphorina citri Kuwayama  (Homoptera: Psyllidae) pada Tanaman  Jeruk Siam. Agritrop .26(4):140-146

Tidak ada komentar:

Posting Komentar