Listrik,,,,memang merupakan sesuatu yang krusial. Bisa
dikatakan bahwa saat ini listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok kita,
mulai dari televisi, radio, hp, laptop, kulkas, dan sebagainya. Tanpa disadari
kita tidak bisa terlepas dari apa yang namanya listrik. Semakin banyaknya
kebutuhan listrik membuat pasokan listrik berkurang. Salah satu upaya dari PLN adalah pembangunan
pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di propinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Saya tidak mendukung ataupun menentang dengan dibangunnya
PLTN di Bangka. Kenapa? Saya mendukung adanya PLTN karena menurut saya, saat
ini negara Jepang bisa maju dikarenakan tercukupinya kebutuhan listrik mereka.
Semua operasional pabrik, perusahan, transportasi, universitas,
apartement dan rumah tangga dapat beraktifitas secara penuh siang dan malam
tanpa adanya gangguan kekurangan pasokan listrik sehingga produktivitas yang
dihasilkan juga tinggi. Bandingkan dengan negara kita, terkadang pekerjaan
terhambat karena adanya pemadaman listrik.
Akan tetapi, saya tidak mendukung adanya PLTN di Bangka
adalah dikarenakan sudah siapkan pemerintah daerah di dalam upaya pengembangan
PLTN itu sendiri? Seperti yang kita ketahui, Jepang membangun PLTNnya dengan
menggunakan sumber daya yang optimal sehingga hasil yang diperoleh juga
optimal. Adanya praktik KKN di dalam pembanguan PLTN, saya khawatirkan akan muncul
sehingga pembangunan PLTN akan sesuai SOP atau tidak. Jika ada praktik KKN
dalam pembangunan PLTN, tentunya PLTN yang dihasilkan malah akan membahayakan
penduduk Bangka. Selain itu, sudah siapkan tenaga-tenaga yang ahli dan
berpengalaman untuk merawat PLTN nantinya.
Kenapa kita tidak mencoba win-win solution. Dalam artian PLN tetap membanguan
Pembangkit Listrik di Bangka, tetapi bukan PLTN. Cobalah untuk membangun
pembangkit listrik yang memanfaatkan potensi daerah. Bangka merupakan daerah
kepulauan yang dikelilingi oleh laut sehingga banyak terdapat pantai. Nah, coba
kita memanfaatkan daerah pantai tersebut untuk membangun pembangkit listrik
seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air(PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya
(PLTS)

nah, harapan yang tepat tuh, bisa jadi masukan buat PLN, bagus sob.
BalasHapusTerima kasih,,,,,
Hapuspercuma bos, alasan sebetulnya karena pulau bangka itu sepi penduduk (buat ukuran indonesia) jadi pemerintah pikir gampang menekan penduduknya agar setuju, padahal konsumsi listrik terbesar dipulau jawa, coba berani ga pemerintah bikin di jawa utara dekat daerah industri, kan loss powernya kecil (jaraknya dekat dengan jakarta dan industri, sumber daya manusia banyak, aman gempa karena ada diutara jawa) ga akan berani tuh pemerintah, karena ga aman sama demo penduduknya yang berjibun!
BalasHapusgampang kok solusinya...yang pro bangun PLTN silahkan tukaran tinggal dengan yang tidak pro PLTN....yang pro silahkan tinggal dekat dekat itu pabrik PLTN, yang tidak pro silahkan tinggal jauh jauh..selesaikan!! ha ha ha... kalau perlu itu gedung MPR dan DPR plus istana presiden dipindah ke bangka persis sebelah pabrik PLTN..
BalasHapusterus yang tidak pro tukeran tinggal di gedung MPR dan istana presiden jakarta..
beres kan!!!