PARADISA

WELCOME TO PARADISA NETWORK

Kami merupakan Media Saring berbagai ilmu yang tentunya bermanfaat bagi kita semua


Laman

Rabu, 15 Mei 2013

Nasihat ditolak, Haruskan Kecewa, Marah dan Kesal?

Hai sobat, mau sharing pengalaman ini. Kita tidak akan pernah tahu isi hati seseorang. Isi hati pasangan, saudara, teman, atau keluarga. Sehingga terkadang apa yang kita lakukan terkadang tidak sesuai dengan hati orang lain.

Contohnya  kita menasehati seseorang, terkadang kita bermaksud baik tapi tanggapan kita terima terkadang kadang berbeda-beda. Ada yang menerima dengan baik dan ada juga yang tidak menerima dengan baik. Ada juga yang berpikiran kalau kita menggurui sehingga tidak sesuai seperti apa yang kita harapkan. Bahkan yang lebih parah ada yang beranggapan kalau kita memaksakan ideologi kita. Padahal kita melakukan itu karena kita peduli sama mereka.

Pada dasarnya hati seseorang itu hanya Allah SWT yang memiliki. Yang mampu mengubah hati seseorang, yang mampu membolak-balikkan hati seseorang itu hanya Allah SWT. Jadi biarkan saja orang lain mau berpendapat apa karena kan ujung-ujungnya yang menilainya nanti Allah SWT.
 
Apakah kita harus kecewa, marah, dan kesal? Usahakan ya jangan ada rasa kecewa, marah dan kesal karena kalau kita memiliki perasaan seperti itu, berarti kita masih berharap pada makhluk. Padahal kita hanya boleh berharap pada Allah SWT.
 
Bagaimana jika kita punya itu? ya banyak-banyak intropeksi diri, banyak-banyak dzikir dan taubat. Awalnya memang susah menghilangkan rasa itu. Bahkan rasanya berat. Tapi nanti lama-lama bakal terbiasa kok.
 
Apa yang harus kita lakukan jika ada temen yang menolak nasihat kita? ya doakan saja orang tersebut. Minta hatinya dilapangkan dan diberi keteguhan ma Allah. Doakan juga yang terbaik untuk dia. Jangan doain yang jelek-jelek loh.
 
Teman-teman yang punya pengalaman lain, setuju atau nggak setuju, bisa kok sharing disini,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar