penyakit (pe.nya.kit) menurut kamus besar bahasa indonesia adalah [n] (1) sesuatu yg menyebabkan terjadinya gangguan pd makhluk hidup; (2) gangguan kesehatan yg disebabkan oleh bakteri, virus, atau kelainan sistem faal atau jaringan pd organ tubuh (pd makhluk hidup); (3) ki kebiasaan yg buruk; sesuatu yg mendatangkan keburukan: suka membual itulah yg menjadi -nya; mobil ini banyak -nya; (4) kas kurang ajar (kata afektif dl makian); bangsat:-, pergi kau
Di dalam istilah tumbuhan, penyakit dapat di artikan sebagai penyimpangan perkembangan tumbuhan yang mempengaruhi fisiologinya dan mengurangi nilai ekonomi atau nilai estetikanya (Semangun, 1996). Sedangkan menurut Agrios (2005), Penyakit di definisikan sebagai setiap gangguan fungsi pada sel dan jaringan inang yang merupakan hasil dari gangguan secara terus-menerus oleh patogen, faktor lingkungan, dan mengarah menjadi perkembangan gejala.
Ilmu yang mempelajari mengenai penyakit tumbuhan disebut juga Fitopatologi. Fitopatologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata phyton, pathos, dan logos). Phyton berarti tumbuhan, pathos berarti sakit atau menderita dan logos berarti berbicara, ilmu atau pengetahuan.
Penyakit pada tumbuhan dapat disebabkan oleh 2 hal yakni faktor biotik dan faktor abiotik. Faktor biotik artinya penyakit disebabkan oleh adanya infeksi dari patogen dan bersifat infeksius (menular). Patogen berasal dari bahasa Yunani, yakni pathos yang berarti menderita atau iritasi dan genesis yang berarti asal. Patogen dapat berupa jamur, bakteri, virus, nematoda, parasit, protozoa. Sedangkan faktor abiotik artinya penyakit disebabkan oleh kondisi lingkungan dan bersifat tidak menular. Faktor abiotik dapat berupa temperatur, kelembababn tanah, intensitas cahaya, oksigen, polusi udara, kekurangan hara, keracunan mineral, dan pH tanah.
Sumber:
Agrios, G.N. 2005. Plant Pathology (Fifth Edition). Elsevier Academic Press. United States of America
Kamus besar bahasa Indonesia. Diakses dari pada tanggal 19 Mei 2013
Semangun, H. 1996. Pengantar Ilmu Penyakut Tumbuhan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar